Minggu, 13 Juli 2014

CONTOH RPP



Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Identitas Satuan Pendidikan: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Majenang
Mapel                                     : Alquran-Hadits
Kelas / Semester                     : X / Genap
Alokasi Waktu                       : 4 x 45 menit (2 x pertemuan)


A.    Standar Kompetensi            
4.         Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang berkompetisi dalam kebaikan
B.     Kompetensi Dasar                 :
4.1       Mengartikan  QS. Al Baqarah :148; QS. Faathir : 32 dan  QS. An Nahl : 97
4.2       Menjelaskan  kandungan QS. Al Baqarah :148 ; QS. Faathir : 32 dan QS. An Nahl : 97
4.3       Menceritakan perilaku orang yang mengamalkan QS. Al Baqarah:148; QS. Al Fatir : 32 dan QS. An Nahl : 97
4.4       Mengidentifikasi hikmah perilaku berkompetisi dalam kebaikan.
4.5       Menerapkan perilaku berkompetisi dalam kebaikan. seperti terkandung dalam QS. Al Baqarah :148, Al Fatir : 32 dan QS. An Nahl : 97

C.    Indikator Pencapaian Kompetensi
4.1.1        Membaca QS. Al- Al Baqarah :148,  QS. Faathir : 32, QS. An Nahl : 97
4.1.2        Menyebutkan makna mufrodat dari Qs. Al- Al Baqarah :148,  QS. Faathir : 32, QS. An Nahl : 97
4.1.3        Mengartikan Qs. Al- Al Baqarah :148,  QS. Faathir : 32, QS. An Nahl : 97
4.2.1    Menjelaskan kandungan ayat tentang orang yang berlomba dalam kebaikan seperti terkandung dalam QS. Al-Baqarah:148
4.2.2    Menjelaskan kandungan ayat tentang tingkatan orang mukmin dalam mengamalkan al-Qur’an seperti terkandung dalam  QS Faathir:32
4.2.3    Menjelaskan kandungan ayat tentang  amal shalih  seperti yang terkandung dalam QS An- Nahl 97
4.3.1    Menunjukkan perilaku orang berlomba dalam kebaikan seperti terkandung dalam QS. Al-Baqarah:148.
4.3.2    Menunjukkan tingkatan perilaku orang orang mukmin dalam mengamalkan al-Qur’an seperti terkandung dalam  QS Faathir:32
4.3.3    Menunjukkan perilaku orang mukmin laki-laki dan perempuan yang mengerjakan amal shalih seperti yang terkandung dalam Qs. An nahl 97
4.4.1        Melaksanakan hidup yang dinamis(berkembang)
4.4.2        Mendorong senantiasa bersemangat dalam usaha dan melakukan amalan yang positif
4.4.3        Meyakini adanya balasan dari setiap perbuatan yang baik.
4.4.4        Mendorong berloma- lomba dalam bersedekah
4.4.5        Mendorong berlomba-lomba dalam menuntut ilmu
4.4.6        Meningkatkan keyakinan bahwa orang yang banyak berbuat kebaikan akan mendapat karunia yang amat besar dan kehidupan yang lebih baik.
4.4.7        Mendorong mengubah perilaku dengan perbuatan yang lebih baik.

D.    Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa dapat melafalkan QS. Al- Al Baqarah :148,  QS. Faathir : 32, QS. An Nahl : 97
2.      Siswa dapat menyebutkan makna mufrodat dari Qs. Al- Al Baqarah :148,  QS. Faathir : 32, QS. An Nahl : 97
3.      Siswa dapat mengartikan Qs. Al- Al Baqarah :148,  QS. Faathir : 32, QS. An Nahl : 97
4.      Siswa dapat menjelaskan kandungan Qs. Al- Al Baqarah :148,  QS. Faathir : 32, QS. An Nahl : 97
5.      Siswa dapat menunjukan perilaku orang-orang yang sesuai dengan kandungan Qs. Al- Al Baqarah :148,  QS. Faathir : 32, QS. An Nahl : 97
E.     Metode
Ceramah, Drill, Tanya jawab, Penugasan
F.     Strategi
Kelompok diskusi
G.    Materi (Materi Esensi)
Kompetisi dalam kebaikan
1)      Q.S. Al-Baqarah: 148
  . وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ أَيْنَ مَا تَكُونُواْ يَأْتِ بِكُمُ اللّهُ جَمِيعاً إِنَّ اللّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya: ” Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Arti Mufrodat:
وِجْهَةٌ                           : Kiblat/arah
مُوَلِّيهَا               : menghadap kepadanya
فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ         : Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan

Penjelasan Ayat
Dalam ayat ini Alloh memerintahkan kita agar berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan (Fastabiqul Khairat). Kita tidak boleh larut kedalam masalah kiblat. Kita hendaknya giat bekerja serta berlomba dalam kebaikan seperti bersedekah, menuntut ilmu dan amalan-amalan positif yang lain. Kita harus berkompetisi dalam melakukan hal-hal yang positif. Dampak positif yang dihasilkan dari kompetisi dalam kebaikan ini adalah terciptanya kondisi/suasana kehidupan yang dinamis dan senantiasa bersemangat. Kemudian pada saatnya nanti Alloh SWT akan dikumpulkan semua manusia,dimanapun dan dari arah manapun mereka berada. Tidak ada seorang pun yang lepas dari kekuasaan Alloh SWT,yaitu pada kehidupan di dalam akhirat. Manusia akan diperlihatkan semua amal baik atau buruk yang pernah dilakukan pada saat hidup di dunia. Di akhir ayat tersebut, ditegaskan bahwa Alloh SWT Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dengan keyakinan tersebut, diharapkan akan membuat manusia berhati-hati dalam bertindak serta bertingkah laku.
2)      Q.S. Al-Fathir: 32
ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ
Artinya: “Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.”
Arti Mufrodat
اصْطَفَيْنَا        : Kami pilih
 مُّقْتَصِدٌ                   : Pertengahan
سَابِقٌ                : Lebih dahulu
Penjelasan Ayat
Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Alloh SWT telah mewariskan kepada umat islam Al-Qur’an, kitab mulia yang menjelaskan kitab-kitab sebelumnya. Diantara mereka ada yang mendzalimi dir mereka sendiri, yaitu orang yang meninggalkan kewajiban dan melakukan berbagai perkara yang diharamkan. Ada yang bersikap pertengahan, yaitu melaksanakan kewajiban-kewajiban dan meninggalkan keharaman. Ada juga yang bersikap segera melakukan  perbuatan yang diwajibkan dan disunahkan serta meninggalkan perkara yang diharamkan dan dimakruhkan. Ketiga kelompok tersebut tetap masuk surga meskipun dengan cara yang berbeda-beda.


3)      Q.S. An-Nahl: 97
مَنْ عَمِلَ صَالِحاً مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ.
Artinya: “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”
Arti Mufrodat:
فَلَنُحْيِيَنَّهُ                        : maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya
حَيَاةً طَيِّبَةً         : kehidupan yang baik
وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ        : dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka
Penjelasan Ayat
Dalam ayat ini dijelaskan tentang prinsip yang menjadi dasar bagi pelaksanaan janji dan ancaman. Prinsip tersebut berdasarkan keadilan tanpa membedakan seseorang dengan yang lain, kecuali atas dasar pengabdiannya. Prinsip itu adalah siapa saja yang mengerjakan amal sholeh, baik laki-laki maupun perempuan dan dia beriman, Alloh akan memberikan kehidupan yang baik. Artinya, amal yang dilakukannya lahir atas dorongan keimanan yang benar. Balasan yang diberikan Alloh kepadanya bukan hanya kehidupan yang baik di dunia. Namun, pahala yang lebih baik dan berlipat ganda akan diterimanya di akhirat nanti.

H.    Langkah-langkah kegiatn pembelajaran
I.                   Pertemuan Pertama
a.      Pendahuluan
1.    Guru memberi mengucapkan salam kepada peserta didik
2.    Guru beserta peserta didik membaca doa sebelum pelajaran dimulai dipandu oleh salah satu peserta didik,
3.    Guru menyiapkan perangkat pembelajaran yang akan digunakan
4.    Guru menyampaikan SK-KD serta tujuan pembelajan yang harus dicapai oleh peserta didik
5.    Guru memberikan pretest tentang pelajaran kompetensi dalam kebaikan
b.      Kegiatan inti
1.      Siswa secara klasikal membaca Qs. Al-Baqarah 148, Qs. Fatir 32, an-nahl 97
2.      Secara kelompok siswa membaca Qs. Al-Baqarah 148, Qs. Fatir 32, an-nahl 97
3.      Perwakilan siswa membacakan Qs. Al-Baqarah 148, Qs. Fatir 32, an-nahl 97
4.      Siswa dipandu oleh guru mengartikan mufrodat dari Qs. Al-Baqarah 148, Qs. Fatir 32, an-nahl 97
5.      Siswa dipandu oleh guru menagrtikan Qs. Al-Baqarah 148, Qs. Fatir 32, an-nahl 97
6.      Guru menjelaskan kandungan dari Qs. Al-Baqarah 148, Qs. Fatir 32, an-nahl 97
7.      Siswa berdiskusi tentang kandungan beserta contoh prilaku orang yang  yang berkompetisi dalam kebaikan sesuai yang ada pada Qs. Al-Baqarah 148, Qs. Fatir 32, an-nahl 97
8.      Siswa secara bersama melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui
c.       Penutup
1.    Guru bersama siswa membuat kesimpulan pembelajaran
2.    Guru memberikan post test dengan cara menanya kepada sebagian siswa
3.    Guru memberikan tugas kepada untuk berdiskusi tentang orang-orang telah di nas dalam al-Quran 
4.    Guru menyampaikan rencana pembalajaran untuk pertemuan yang akan datang
5.    Guru menutup pelajaran dan mengucapkan salam
II.                Pertemuan kedua
a.      Pendahuluan
1.    Guru memberi mengucapkan salam kepada peserta didik
2.    Guru beserta peserta didik membaca doa sebelum pelajaran dimulai dipandu oleh salah satu peserta didik,
3.    Guru menyiapkan perangkat pembelajaran yang akan digunakan
4.    Guru menyampaikan kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan
b.      Kegiatan inti
1.      Siswa dipandu oleh guru membahas hasil diskusi yang telah ditugaskan pada pertemuan kemarin
2.      Siswa dipandu guru menyimpulkan hasil diskusi
3.      Siswa dibagi soal untuk mengevaluasi pembelajaran
4.      Siswa mengerjakan soal pembelajaran
5.      Guru bersama siswa mengoreksi hasil evaluasi
6.      Guru menilai hasil evaluasi
7.      Guru sedikit membahas soal-soal evaluasi
c.       Penutup
1.      Guru memberikan motivasi-motivas dalam belajar
2.      Guru mengakhiri pelajaran dan menggucapkan salam
I.       Media Pembelajaran
1.         Laptop
2.         LCD
3.         Whiteboard, spidol
4.         lingkungan sekitar

J.      Sumber Belajar
1.      Buku paket kebenaran al-Quran dan hadits untuk kelas 2 Madrasah Aliyah, karangan Lilis fauziyah dan andi setiawan, tahun 2009, penerbit tiga serangkai pustaka mandiri Solo, hlm 69-84
2.      LKS Quran-Hadits al-Hikmah untuk kelas XI semester genap hlm 28-33
3.      Rangkuman materi yang dibuat oleh guru
4.      Pengalaman guru

K.    Penilaian

NO
TUJUAN PEMBELAJARAN
BENTUK ISTRUMEN
CONTOH INSTRUMEN
1
Siswa dapat menyebutkan makna mufrodat dari QS. Al-Baqarah 148, QS. Fathir 32,  Q.S An-Nahl 97
Pilihan ganda
Lafadz اصْطَفَيْنَا pada Q.S Fathir: 32 artinya
a.    Kami muliakan
b.    Kami lebihkan
c.    Kami pilih
d.    Kami lindungi
e.    Kami biarkan
2
Siswa dapat mengartikan QS. Al-Baqarah 148, QS. Fathir 32,  Q.S An-Nahl 97
Pilihan ganda

سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ sebagaimana dijelaskan dalam uraian tafsir Q.S. Fathir:32 intinya yaitu :
a.    Orang banyak yang baik                         
b.    Orang yang baik  hati            
c.    Orang  yang dermawan
d.    Orang yang lebih banyak kebaikannya
e.    Orang yang sejahtera

3
Siswa dapat menjelaskan kandungan QS. Al-Baqarah 148, QS. Fathir 32,  Q.S An-Nahl 97
Pilihan ganda

Sesuai kandungan Q.S. An-Nahl:97 Alloh SWT akan memberikan kehidupan yang sejahtera bagi orang yang beramal shaleh dengan syarat:
a.    Tidak Riya
b.    Tidak ada unsur kesombongan        
c.    Dilandasi keimanan
d.    Ikhlas
e.    Bila dikerjakan secara maksimal


Essay
Bagaimanakah hubungan iman dan amal Shaleh? Jelaskan!
4
Siswa dapat menunjukan perilaku orang-orang yang sesuai dengan kandungan Qs. Al- Al Baqarah :148,  QS. Fathir : 32, QS. An Nahl : 97
Pilihan ganda
Orang islam yang mengetahui suatu kebenaran, tetapi tidak mau atau bahkan melanggar kebenaran itu  diklasifikasikan dalam golongan orang :
a.     Muflishin
b.     Dzalimun Linafsih
c.      Al-Fujjar
d.    Muqtashid
e.     Sabiqun bil-khairat



Essay
Setiap manusia dituntut berjuang dan berusaha. Upaya apa yang dilakukan agar umat islam termotivasi untuk Berkompetisi dalam kebaikan (Fastabiqul Khairat)?

L.     Instrumen Soal dan Kunci Jawaban

Terlampir

M.   Form Penilaian  
NO
NAMA
JAWABAN BENAR
SKOR
Pilihan ganda
Essay
1




2




...




35





                                                                        Majenang,     Februari 2014

Mengetahui,
Guru Pamong,                                                 Praktikan,


Moh Sulaiman, S. Pd. I                                   Nur Kholis
NIP. 19800104 2005011003                          103050181




Tidak ada komentar:

Posting Komentar